Minggu, 06 Mei 2012

Gelap, Luar Komplek Rumah Jabatan DPR Jadi Tempat Pacaran
 ILUSTRASI
JAKARTA - Ada yang berbeda ketika melintasi jalan sebelah luar tembok pagar bagian selatan rumah jabatan anggota DPR. Kondisi jalan dengan penerangan terbatas menyebabkan sisi kanan dan kiri jalan menjadi gelap.
Hal tersebut dimanfaatkan oleh pasangan muda mudi yang sedang dimabuk asmara.  satu per satu pasangan muda mudi mulai berlalu-lalang dan berhenti di titik-titik gelap sepanjang jalan penghubung stasiun Duren Kalibata dengan kampus Stekpi tersebut.
Kondisi "pacaran berjamaah" menjadi pemandangan bagi para pengendara kendaraan yang melintasi ruas jalan tersebut. Dede, seorang pedagang kaki lima di lokasi yang tak jauh dari tempat tersebut mengungkapkan, setiap malam, lokasi tersebut memang ramai dikunjungi pasangan pria dan wanita.
"Biasanya pacaran, tapi nggak tau deh pacarannya ngapain," .
Dede yang sudah berdagang di lokasi tersebut selama 20 tahun juga mengungkapkan beberapa kali pernah diadakan razia, baik oleh ormas maupun petugas. Namun sayangnya, aksi razia tersebut masih belum bisa memberikan efek jera bagi para pasangan muda mudi di sana.
"Kemarin malem aja ada razia dari gerombolan orang pake sorban. Terus yang di sini pada kabur pake motor sendiri-sendiri," tambah Dede.
Dede juga menyampaikan, walau sudah bukan hal yang aneh lagi di tempat tersebut, dia tidak tahu apa saja yang dilakukan pasangan muda mudi yang memilih berpacaran di lokasi gelap tersebut. "Biasanya kalo ada warga yang protes, mereka bakal protes ke satpol PP," ujar Dede.

Sabtu, 05 Mei 2012

Ketua Masjid An-Ni'mah Anggota Timses Foke
Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta dari PKS Hidayat Nur Wahid-Didik J Rachbini 
JAKARTA - Kabar mengenai sempat adanya penolakan kepada Hidayat Nur Wahid (HNW), bakal calon Gubernur DKI dari PKS, untuk menjadi khatib salat Jumat di Pulau Panggang Kepulauan Seribu telah tersebar kemana-mana.

Kabar yang berhembus, Ketua Masjid An-Ni'mah di Pulau Panggang merupakan anggota tim sukses Gubernur DKI Fauzi Bowo (Foke) sehingga sempat menolak Hidayat menjadi khatib.

Hal ini diungkapkan Ketua DPW DKI PKS, Selamat Nurdin, saat dikonfirmasi mengenai kejadian tersebut. Selamat menuturkan memang sempat terjadi penolakan dari Ketua Mesjid An Ni’mah ketika Hidayat hendak menjadi khatib disana.

"Dia mengaku dari tim suksesnya Foke. Dia mengaku pegawai honorer, jadi dia takut kena marah Lurah dan Camat," ujar Selamat, Jumat (4/5/2012).

Selamat menuturkan meski dilarang menjadi khatib saat salat Jumat, rombongan HNW tetap masuk tanpa mempedulikan larangan tersebut. Menurutnya pihaknya sudah menanyakan ke imam Masjid, dan imam mengizinkan HNW menjadi khatib.

"Lagi pula ini kan konteksnya bukan kampanye, melainkan soal ketaqwaan. Ingin membagikan ajaran Islam, itu saja," cetusnya.

Ditambahkannya, birokrasi Pemprov DKI sebaiknya jangan terlalu takut mendapat teguran dari atasan. Menurutnya saat ini tahapan pemilukada belum memasuki masa kampanye, dan belum ada pengumuman resmi dari KPU DKI mengenai siapa pasangan bakal calon yang akan maju untuk memperebutkan kursi DKI 1 dan DKI 2.

"Saat ini hanya mengenalkan kandidat. Jadi boleh-boleh saja dong. Kasih kami kesempatan yang sama dengan pasangan lain. Jangan main sikat gini," katanya.

Jumat, 04 Mei 2012

Tahun Ini Sudah Ada 13 Kasus Ayah Cabuli Anak
 ILUSTRASI
JAKARTA  — Publik seakan dikagetkan dengan kasus yang mencuat pada 2 Mei 2012 lalu. Seorang ayah, NF (50), tega mencabuli darah dagingnya sendiri, NV (16), sebanyak lima kali hingga hamil enam bulan.
Kasus ini pun mengundang masyarakat untuk mengetahui fenomena tersebut secara lebih detail.
Berdasarkan laporan yang diterima Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), pada 2011 lalu tercatat terjadi 2.508 kasus yang melibatkan anak di bawah umur 21 tahun.
Sebanyak 68 persen di antaranya merupakan kasus kekerasan seksual, sedangkan sisanya kekerasan fisik.
Pada tahun 2012, belum mencapai tengah tahun saja, pihaknya mendapat lebih dari 200 laporan kasus yang melibatkan anak. Dengan 47 di antaranya merupakan kasus kekerasan seksual yang dilakukan oleh orang tuanya. Sebanyak 13 kasus merupakan kasus hubungan badan antara ayah dan anak kandungnya.
Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait pun mengungkapkan bahwa fenomena hubungan badan yang terjadi antara ayah dan anak kandungnya sendiri seharusnya bukan sekadar ditempatkan pada penyimpangan perilaku seksual, melainkan sudah merupakan kejahatan seksual.
"Mengerikan sekali kan itu. Sangat di luar akal sehat manusia lagi," tegasnya saat ditemui Kompas.com di kantornya, Jalan TB Simatupang, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Kamis (3/5/2012).
Arist melanjutkan, aib tersebut bisa menyebabkan luka batin terhadap sang anak dan menyebabkan terganggunya perkembangan psikologis sang anak dalam menyongsong masa depannya. Sang anak bisa merasa dirinya tak bernilai lagi di mata masyarakat.
"Dia melukai dirinya sendiri dan janin merasa jijik, merasa terhukum oleh masyarakat sekitar, dirinya sudah tak berarti lagi," lanjutnya.
Oleh sebab itu, Arist menegaskan, pihak penegak hukum dapat mempertimbangkan faktor tersebut untuk memberikan efek jera bagi pelaku.
"Kami mendorong khususnya unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) untuk betul-betul bisa menjerat bapaknya ini dengan pasal yang betul-betul," lanjutnya.
Sebelumnya diberitakan bahwa seorang ayah berinisial NF (50), warga Cakung, Jakarta Timur, tega menyetubuhi NV (16), anak ketiga hasil pernikahannya dengan istri pertama, hingga hamil enam bulan.
Diketahui NF memiliki dua istri. Dari istri pertama, NF dikaruniai empat orang anak. NV, yang dicabulinya, merupakan anak ketiganya.
Ia mengaku telah lama berpisah dengan istri pertamanya yang bertempat tinggal di daerah Cibitung, Bekasi, Jawa Barat, dan kini ia tinggal dengan istri kedua di Kampung Rawa Teratai, Cakung, Jakarta Timur.
Aib tersebut terbongkar saat ibu korban menaruh curiga pada anaknya karena tidak kunjung mengalami siklus kewanitaan. Oleh sebab itu, ibu korban menanyakan hal tersebut langsung kepadanya hingga akhirnya ia mengaku.
Sang ibu kandung lalu menyerahkan pelaku ke Polres Jakarta Timur. Akibat perbuatan bejatnya, NF diancam Pasal 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun.

Selasa, 01 Mei 2012

Buruh di Serang Gelar Jalan Sehat
 ILUSTRASI
SERANG - Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Kota Serang, Banten diwarnai kegiatan jalan sehat yang berawal dari Alun-Alun Barat Serang, Banten, Selasa (1/5/2012).
Beberapa spanduk terlihat membentang di beberapa penjuru alun-alun berisi beberapa tuntutan, di antaranya seruan penolakan upah murah dan sistem outsourching.
Tuntutan lainnya adalah segera dikeluarkannya aturan pelaksana Undang-Undang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial.
Selain itu juga seruan agar menjadikan tanggal 1 Mei sebagai Hari Libur Nasional.
Kepala Bidang Hubungan Industrial Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Banten Ubaidilah sebelumnya mengatakan, peringatan May Day di Banten juga dimeriahkan dengan kegiatan bakti sosial berupa khitanan massal dan donor darah.

Senin, 30 April 2012

Inilah Perubahan Lalu Lintas di Jakarta pada Hari Buruh
Helikopter Polda Metro Jaya mengawasi unjuk rasa buruh dalam memperingati Hari Buruh di Bundaran HI 
JAKARTA — Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya berencana melakukan rekayasa arus lalu lintas pada Selasa, 1 Mei 2012. Hal ini karena diperkirakan besok akan ada sekitar 50 pekerja yang berunjuk rasa memperingati Hari Buruh Internasional.

"Perubahan arus lalu lintas ini biasanya bergantung situasi dan kondisi di lapangan, jika ada konsentrasi massa dan peningkatan eskalasi. Namun, untuk besok bisa lebih dipastikan akan kami berlakukan," kata Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Wahyono, Senin (30/4/2012) pagi ini.

Ia menambahkan, perubahan arus lalu lintas ini diberlakukan dalam rangka melayani warga dan peserta May Day agar semua aktivitas bisa berjalan lancar dan tidak saling mengganggu.

Perubahan alih arus lalau lintas di beberapa titik atau lokasi tersebut sebagai berikut:

A. Istana Negara

a. Dari arah Harmoni (Jalan Hayam Wuruk) akan dialihkan ke/melalui
1) Jalan Suryopranoto-Cideng-Tanah Abang
2 Jalan Ir H Juanda-Jalan Veteran/Jalan Katedral

b. Arah Thamrin menuju Istana akan dialihkan:
1) Jalan KH Wahid Hasyim/Jalan Kebon Sirih-Jalan Cideng Barat-Jalan Suryopranoto
2) Jalan Kebon Sirih/MMS-Jalan M Ridwan Rais-Jalan MMT-Jalan Perwira
3) Jalan Budi Kemuliaan-Jalan Tanah Abang Timur-Jalan Abdul Muis

B. Bundaran HI
a. Arah Jalan Sudirman: Jalan Teluk Betung-Jalan Kebon Kacang atau Dukuh Atas-Jalan Kendal

b. Arah Jalan Sudirman: Dukuh Atas-Tanah Abang-Jalan Galunggung

C. DPR/MPR
a. Arah Semanggi: Semanggi-Jalan Gerbang Pemuda-Jalan Gelora-Jalan Gelora I/Jalan Palmerah Utara

b. Arah Jalan Sisingamangaraja/Jalan Sudirman: Jalan Asia Afrika/Jalan Pitu I Senayan-Jalan Asia Afrika-Jalan Gelora-Jalan Gelora I/Jalan Palmerah Utara

c. Arah Jalan S Parman: Jalan Pejompongan-Jalan Penjernihan/Jalan Gelora I

D. Gelora Bung Karno dan sekitarnya akan digunakan sebagai sarana parkir sekitar 2.500 bus.

Minggu, 29 April 2012

Hidayat Bertekad Hidupkan 36 Situ Penampung Air
Bakal calon gubernur Hidayat Nur Wahid, saat berkunjung ke newsroom Kompas.com, Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Senin (16/4/2012). Hidayat Nur Wahid bersama Didik Rachbini diusung sebagai calon gubernur dan calon wakil gubernur oleh Partai Keadilan Sejahtera untuk maju dalam Pilkada DKI Jakarta 2012. 

JAKARTA - Bakal calon gubernur DKI Jakarta Hidayat Nurwahid bertekad menghidupkan kembali 36 situ yang "menganggur" di Jakarta dan sekitarnya sebagai penampung air hujan atau banjir kiriman.

"Dengan (menghidupan situ) itu, kita bisa punya cadangan air baku sekaligus mengatasi banjir, dan membuka pusat rekreasi warga. Semua pihak, seperti pemda di Jabodetabek sama-sama diuntungkan," kata Koordinator Relawan Hidayat, Dr Zulkieflimansyah di Jakarta, Minggu (29/4/12).

Ia menjelaskan, pernyataan Hidayat itu disampaikan saat bertemu pengusaha muda Sandiaga S Uno, pendiri Saratoga Investama dalam Grup Recapital, akhir pekan ini. Sandiaga menjelaskan bahwa grup usahannya bergerak di berbagai bidang, seperti perbankan (Bank Pundi), pertambangan (Adaro), transportasi (Mandala), termasuk penyediaan air bersih (Aetra).

"Jakarta butuh water management yang komprehensif, jika tak mau kebanjiran atau kelangkaan air bersih," kata Sandi yang bersama kawan SMA-nya Rosan Roeslani dan Ridwan Zachrie mendirikan Saratoga Investama.

Sejak berdiri di masa krisis 1998 sampai saat ini Grup Recapital telah mempekerjakan 25 ribu karyawan. "Kami pengusaha tidak berpolitik, tapi kangen dengan solusi untuk berbagai persoalan ibu kota," katanya.

Menurut Hidayat, Jakarta tidak hanya Ibukota RI, tapi juga pusat kantor Sekjen ASEAN. Karena itu, kata dia, Jakarta harus lebih baik dari ibu kota negara-negara ASEAN semisal Singapura, Kuala Lumpur, atau Bangkok, dan jangan sampai dipersepsikan sama dengan Phnom Phenh, Kamboja atau Vien Thien, Vietnam.

"Dalam hal kemajuan ekonomi dan pengembangan seni-budaya, potensi Jakarta sangat besar, masa kita terjebak pada masalah klasik banjir dan macet saja. Kita akan benahi birokrasi dan optimalkan partisipasi warga dalam beragam progam padat karya untuk menekan pengangguran," kata Hidayat, yang pada Pilkada DKI Jakarta 2012 berpasangan dengan kader PAN Didik J Rachbini, di mana pasangan itu diusung Partai Keadilan Sejahtera.

Hidayat juga menceritakan pengalamannya saat menjabat Ketua MPR, ketika menuntaskan kasus tukar guling gedung milik MPR di Bandung berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jabar.

"Kasus itu terkatung-katung selama 30 tahun. Kita bisa selesaikan dalam waktu dua bulan, jika koordinasi bagus," katanya menegaskan.

Untuk itu, kata dia, perlu terobosan mengatasi kemacetan lalu lintas yang menimbulkan kerugian sangat besar, di mana menurut lembaga pemantau kebijakan publik, hingga Rp 43 triliun. "Kerugian akibat macet lebih besar dari pada APBD DKI, akibat pemborosan energi dan kesempatan bisnis yang hilang," katanya.

Atas penjelasan-penjelasan tersebut, Sandiaga berkomentar spontan dengan menyebut Hidayat sebagai "sudah seperti gubernur in acting".

Sabtu, 28 April 2012

Korban Tabrak Lari Tewas di Jalan Pramuka
ILUSTRASI

JAKARTA Seorang pengendara motor Yamaha Mio bernomor polisi B 3940 NHB menjadi korban tabrak lari. Korban akhirnya meninggal di lokasi kejadian.
Berdasarkan informasi yang dilansir situs TMC Polda Metro Jaya, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 00.58 di Jalan Pramuka, Jakarta Timur.
Petugas kini sudah diterjunkan di lapangan untuk melakukan penanganan. Sebelumnya, peristiwa tabrak lari juga terjadi di kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan.
Sebuah mobil BMW menabrak mobil yang parkir tepat di depan Apartemen Essence. Pengendara BMW langsung melarikan diri, dan polisi melakukan pengejaran.