Selasa, 01 Mei 2012

Buruh di Serang Gelar Jalan Sehat
 ILUSTRASI
SERANG - Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Kota Serang, Banten diwarnai kegiatan jalan sehat yang berawal dari Alun-Alun Barat Serang, Banten, Selasa (1/5/2012).
Beberapa spanduk terlihat membentang di beberapa penjuru alun-alun berisi beberapa tuntutan, di antaranya seruan penolakan upah murah dan sistem outsourching.
Tuntutan lainnya adalah segera dikeluarkannya aturan pelaksana Undang-Undang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial.
Selain itu juga seruan agar menjadikan tanggal 1 Mei sebagai Hari Libur Nasional.
Kepala Bidang Hubungan Industrial Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Banten Ubaidilah sebelumnya mengatakan, peringatan May Day di Banten juga dimeriahkan dengan kegiatan bakti sosial berupa khitanan massal dan donor darah.

Senin, 30 April 2012

Inilah Perubahan Lalu Lintas di Jakarta pada Hari Buruh
Helikopter Polda Metro Jaya mengawasi unjuk rasa buruh dalam memperingati Hari Buruh di Bundaran HI 
JAKARTA — Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya berencana melakukan rekayasa arus lalu lintas pada Selasa, 1 Mei 2012. Hal ini karena diperkirakan besok akan ada sekitar 50 pekerja yang berunjuk rasa memperingati Hari Buruh Internasional.

"Perubahan arus lalu lintas ini biasanya bergantung situasi dan kondisi di lapangan, jika ada konsentrasi massa dan peningkatan eskalasi. Namun, untuk besok bisa lebih dipastikan akan kami berlakukan," kata Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Wahyono, Senin (30/4/2012) pagi ini.

Ia menambahkan, perubahan arus lalu lintas ini diberlakukan dalam rangka melayani warga dan peserta May Day agar semua aktivitas bisa berjalan lancar dan tidak saling mengganggu.

Perubahan alih arus lalau lintas di beberapa titik atau lokasi tersebut sebagai berikut:

A. Istana Negara

a. Dari arah Harmoni (Jalan Hayam Wuruk) akan dialihkan ke/melalui
1) Jalan Suryopranoto-Cideng-Tanah Abang
2 Jalan Ir H Juanda-Jalan Veteran/Jalan Katedral

b. Arah Thamrin menuju Istana akan dialihkan:
1) Jalan KH Wahid Hasyim/Jalan Kebon Sirih-Jalan Cideng Barat-Jalan Suryopranoto
2) Jalan Kebon Sirih/MMS-Jalan M Ridwan Rais-Jalan MMT-Jalan Perwira
3) Jalan Budi Kemuliaan-Jalan Tanah Abang Timur-Jalan Abdul Muis

B. Bundaran HI
a. Arah Jalan Sudirman: Jalan Teluk Betung-Jalan Kebon Kacang atau Dukuh Atas-Jalan Kendal

b. Arah Jalan Sudirman: Dukuh Atas-Tanah Abang-Jalan Galunggung

C. DPR/MPR
a. Arah Semanggi: Semanggi-Jalan Gerbang Pemuda-Jalan Gelora-Jalan Gelora I/Jalan Palmerah Utara

b. Arah Jalan Sisingamangaraja/Jalan Sudirman: Jalan Asia Afrika/Jalan Pitu I Senayan-Jalan Asia Afrika-Jalan Gelora-Jalan Gelora I/Jalan Palmerah Utara

c. Arah Jalan S Parman: Jalan Pejompongan-Jalan Penjernihan/Jalan Gelora I

D. Gelora Bung Karno dan sekitarnya akan digunakan sebagai sarana parkir sekitar 2.500 bus.

Minggu, 29 April 2012

Hidayat Bertekad Hidupkan 36 Situ Penampung Air
Bakal calon gubernur Hidayat Nur Wahid, saat berkunjung ke newsroom Kompas.com, Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Senin (16/4/2012). Hidayat Nur Wahid bersama Didik Rachbini diusung sebagai calon gubernur dan calon wakil gubernur oleh Partai Keadilan Sejahtera untuk maju dalam Pilkada DKI Jakarta 2012. 

JAKARTA - Bakal calon gubernur DKI Jakarta Hidayat Nurwahid bertekad menghidupkan kembali 36 situ yang "menganggur" di Jakarta dan sekitarnya sebagai penampung air hujan atau banjir kiriman.

"Dengan (menghidupan situ) itu, kita bisa punya cadangan air baku sekaligus mengatasi banjir, dan membuka pusat rekreasi warga. Semua pihak, seperti pemda di Jabodetabek sama-sama diuntungkan," kata Koordinator Relawan Hidayat, Dr Zulkieflimansyah di Jakarta, Minggu (29/4/12).

Ia menjelaskan, pernyataan Hidayat itu disampaikan saat bertemu pengusaha muda Sandiaga S Uno, pendiri Saratoga Investama dalam Grup Recapital, akhir pekan ini. Sandiaga menjelaskan bahwa grup usahannya bergerak di berbagai bidang, seperti perbankan (Bank Pundi), pertambangan (Adaro), transportasi (Mandala), termasuk penyediaan air bersih (Aetra).

"Jakarta butuh water management yang komprehensif, jika tak mau kebanjiran atau kelangkaan air bersih," kata Sandi yang bersama kawan SMA-nya Rosan Roeslani dan Ridwan Zachrie mendirikan Saratoga Investama.

Sejak berdiri di masa krisis 1998 sampai saat ini Grup Recapital telah mempekerjakan 25 ribu karyawan. "Kami pengusaha tidak berpolitik, tapi kangen dengan solusi untuk berbagai persoalan ibu kota," katanya.

Menurut Hidayat, Jakarta tidak hanya Ibukota RI, tapi juga pusat kantor Sekjen ASEAN. Karena itu, kata dia, Jakarta harus lebih baik dari ibu kota negara-negara ASEAN semisal Singapura, Kuala Lumpur, atau Bangkok, dan jangan sampai dipersepsikan sama dengan Phnom Phenh, Kamboja atau Vien Thien, Vietnam.

"Dalam hal kemajuan ekonomi dan pengembangan seni-budaya, potensi Jakarta sangat besar, masa kita terjebak pada masalah klasik banjir dan macet saja. Kita akan benahi birokrasi dan optimalkan partisipasi warga dalam beragam progam padat karya untuk menekan pengangguran," kata Hidayat, yang pada Pilkada DKI Jakarta 2012 berpasangan dengan kader PAN Didik J Rachbini, di mana pasangan itu diusung Partai Keadilan Sejahtera.

Hidayat juga menceritakan pengalamannya saat menjabat Ketua MPR, ketika menuntaskan kasus tukar guling gedung milik MPR di Bandung berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jabar.

"Kasus itu terkatung-katung selama 30 tahun. Kita bisa selesaikan dalam waktu dua bulan, jika koordinasi bagus," katanya menegaskan.

Untuk itu, kata dia, perlu terobosan mengatasi kemacetan lalu lintas yang menimbulkan kerugian sangat besar, di mana menurut lembaga pemantau kebijakan publik, hingga Rp 43 triliun. "Kerugian akibat macet lebih besar dari pada APBD DKI, akibat pemborosan energi dan kesempatan bisnis yang hilang," katanya.

Atas penjelasan-penjelasan tersebut, Sandiaga berkomentar spontan dengan menyebut Hidayat sebagai "sudah seperti gubernur in acting".

Sabtu, 28 April 2012

Korban Tabrak Lari Tewas di Jalan Pramuka
ILUSTRASI

JAKARTA Seorang pengendara motor Yamaha Mio bernomor polisi B 3940 NHB menjadi korban tabrak lari. Korban akhirnya meninggal di lokasi kejadian.
Berdasarkan informasi yang dilansir situs TMC Polda Metro Jaya, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 00.58 di Jalan Pramuka, Jakarta Timur.
Petugas kini sudah diterjunkan di lapangan untuk melakukan penanganan. Sebelumnya, peristiwa tabrak lari juga terjadi di kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan.
Sebuah mobil BMW menabrak mobil yang parkir tepat di depan Apartemen Essence. Pengendara BMW langsung melarikan diri, dan polisi melakukan pengejaran.

Jumat, 27 April 2012

Batik 'Beresin Jakarta' untuk Diwakafkan
 
Pasangan bakal calon gubernur dan bakal calon wakil gubernur DKI Jakarta Hidayat Nur Wahid Dan Didik J Rachbini mengenakan batik khas Jakarta yang diluncurkan hari ini, Kamis (26/4/2012).

JAKARTA - Pasangan Muhammad Hidayat Nur Wahid dan Didik J Rachbini baru saja meluncurkan kemeja batik yang dinamai Batik Beresin Jakarta. Saat acara peluncuran, pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur yang diusung Partai Keadilan Sejahtera ini menyatakan, batik berwarna oranye itu diproduksi mereka bukan demi kepentingan mencari profit ekonomi.
"Batik ini tidak akan kami jual, tapi akan diwakafkan bagi warga Jakarta," kata Hidayat Nur Wahid saat peluncuran di Pusat Perbelanjaan Thamrin City, Jalan Thamrin Boulevard, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (26/4/2012).
Meski demikian, pasangan ini tidak melarang bila ada pihak yang membeli dalam jumlah besar untuk diperdagangkan kembali. Demikian pula bila ada orang perorangan yang mendapat batik tersebut dan menjual kembali.
"Kalau ada yang mau menjualnya kembali, ya monggo. Ini sumbangsih kreasi kami bagi warga Jakarta," kata Hidayat.
Pada kesempatan yang sama, Didik yang berlatar belakang ekonom menambahkan, pilihan pada produk batik dikarenakan batik memiliki nilai ekonomi. "Kenapa batik diproduksikan oleh kami. (Batik) Penting karena punya nilai ekonomi. Bisa terjadi perputaran uang dalam skala besar pada tiap produksi jenis pakaian," ujar Didik.
Untuk sementara, yang diluncurkan tim Hidayat-Didik baru terbatas kemeja pria. Sebenarnya, telah dipajang pula pakaian batik perempuan. Model tersebut saat ini belum didistribusikan untuk umum. "Yang wanitanya masih sampel, belum diproduksi dalam jumlah besar," kata salah seorang anggota tim sukses Hidayat-Didik.

Kamis, 26 April 2012

Kapolrestro Jaksel: Banyak yang "Bermain" di Wilayah Jaksel
 Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Baharudin Djafar, Kapolrestro Jaksel Komisaris Besar Imam Sugianto, dan Kasatreskrim Polrestro Jaksel Ajun Komisaris Besar Budi Irawan, di Markas Polres Jaksel,

JAKARTA Kepala Polres Metro Jakarta Selatan (Kapolrestro Jaksel) Komisaris Besar Imam Sugianto mengungkapkan, kasus-kasus hukum yang sehari-hari dihadapi pihak kepolisian di wilayah tersebut sebenarnya terhitung sederhana. Namun, kasus berkembang rumit karena orang-orang yang terlibat di dalamnya.

"Kasus-kasus di sini unik. Umumnya kasus sederhana. Tapi, kemudian berkembang jadi besar karena orang-orangnya punya jaringan luas ke mana-mana," kata Komisaris Besar Imam dalam acara pelepasan Kepala Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan yang lama, Ajun Komisaris Besar Budi Irawan, di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel), Rabu (25/4/2012) malam.

Mereka memanfaatkan jaringan, posisi, atau status tertentu untuk menekan pihak lain yang bermasalah dan bahkan pihak penyidik. Dengan jaringan atau status mereka pula, kasus sederhana bisa disorot secara khusus dan dipublikasikan secara luas.

Ia menyebut oknum-oknum yang demikian dengan "orang-orang yang sedang berusaha mengaktualisasi diri". "Jadi, kasus-kasus seperti itulah yang akan dihadapi Pak Hermawan setiap hari," ucapnya, mengingatkan Ajun Komisaris Besar Hermawan, Kepala Satreskrim Polres Metro Jaksel yang baru.

Oleh karena itu, Imam berharap Hermawan sebagai Kepala Satreskrim baru tidak menganggap sepele kasus-kasus kecil yang terjadi di wilayah selatan Jakarta. Hermawan juga diharapkan dapat mencontohi kecepatan kerja pejabat lama Ajun Komisaris Besar Hermawan (AKBP Hermawan).

Sebelumnya, telah diadakan serah terima jabatan kepala satreskrim yang dilangsungkan di Markas Polrestro Jaksel. Pejabat baru AKBP Hermawan sebelumnya menjabat Kepala Satreskrim Polres Tangerang Kota. Sementara itu, AKBP yang telah menjabat Kepala Satreskrim Polres Jaksel selama 1 tahun 6 bulan itu mendapat jabatan baru sebagai perwira bidang hukum di Polda Metro Jaya.
SPBU Palmerah Meledak, Satu Pekerja Tewas
ILUSTRASI
JAKARTA — Ledakan hebat terjadi di Jalan Palmerah Barat, Grogol Utara, Jakarta Selatan, Kamis (26/4/2012). Ledakan tersebut berasal dari stasiun pengisian bahan bakar untuk umum (SPBU) yang terletak di depan Asrama Polri Palmerah.
Kanit Reskrim Polrestro Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar Himawan menyebutkan, akibat ledakan tersebut, dua pekerja menjadi korban. "Korban meninggal satu orang, bernama Saimin, warga Palmerah. Satu lagi korban cedera atas nama Deden Rohana yang sudah dibawa ke RS Mintohardjo," kata Ajun Komisaris Besar Hermawan.
Saimin adalah warga RT 15 RW 08 Palmerah Barat. Saat ini keluarga telah ikut menemani jasad korban yang diantar ke RS Cipto Mangunkusumo.